Sampingkan Perasaan Pribadi dalam Pengabdian untuk Bangsa, Pidato Prabowo di HUT PAN

Semeton Prabowo Prabowo Subianto Ketua umum (Ketum) Gerindra  menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Amanat Nasional (PAN)dan  bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto, melontarkan curhatan dalam pidatonya di HUT ke-25 Partai Amanat Nasional (PAN), Senin (28/8/2023).

Dalam pidatonya Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dia terbuka dan menerima semua partai yang ingin bergabung dan bekerja sama untuk kemajuan Indonesia serta dapat menghilangkan kemiskinan.

“kita terbuka kepada semua partai lainnya, karena kita ingin bekerja benar-benar  untuk Indonesia terus maju, Indonesia menjadi negara yang hebat, negara yang kuat adil, makmur, negara yang bisa menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia” ungkap Prabowo.

Prabowo Subianto juga menyampaikan pesan untuk mengesampingkan perasaan pribadi dalam pengabdian untuk bangsa, karena perasaan pribadi ini yang akan menghambat pembangunan bangsa.

“Sehingga saya beritahu kepada semua yang mau dengar di sekitar saya “Dalam kita mengabdi kepada negara dan bangsa tidak ada tempat untuk perasaan pribadi , tidak ada tempat untuk ego, tidak ada tempat untuk suka dan tidak suka , yang ada harus keinginan berbakti dan mengabdi kepada negara, bangsa,dan rakyat Indonesia hanya itu.! ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo Subianto meyakini bahwa Indonesia menjadi Negara hebat hanya membutuhkan kerjasam dari semua unsur.

Saya yakin seyakin-yakinnya “Kita hanya bisa bangkit sebagai  negara hebat hanya dengan kerja sama, bukan dengan perpecahan, bukan dengan membesar-besarkan perbedaan. Sejarah manusia  sampai hari ini membuktikan hanya kerjasama yang bisa membawa sebuah negara menjadi negara makmur (Hanya Kerjasama) Cooperation Not Coflict.

Prabowo mengungkapkan segala langkah yang diambilnya adalah wujud cinta kepada bangsa. Termasuk juga dengan bergabung ke koalisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa tahun yang lalu, padahal Jokowi telah dua kali mengalahkannya di Pilpres.

“Belajar dari yg baik, sayapun demikian. Saya, 2 kali pemilu dikalahkan oleh Pak Joko Widodo. Sekarang saya belajar terus dari beliau. Gausah malu2 belajar “Kalau soal pertahanan Geopolitik tanya prabowo subianto, kalau soal politik ya saya harus bertanya kepada beliau (Jokowi).

Dalam pidatonya,  Prabowo menyanjung kepemimpinan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum PAN yang membuat partai semakin baik. Kepemimpinan Zulhas dinilai Prabowo membawa dampak positif dalam dunia perdagangan. (PJ)

Komentar

Scroll to Top